SEJARAH KERAJAAN KUTAI: RAJA KUTAI, KEMUNDURAN DAN KERUNTUHAN KUTAI

Sejarah82 Dilihat

Bukti pertama pengaruh Hindu di Nusantara ditemukan di Kutai, Kalimantan Timur. Bukti itu berupa tujuh prasasti berbentuk yupa, yang biasanya digunakan sebagai tiang tempat menambatkan hewan korban.

Ketujuh prasasti tersebut dituliskan dalam huruf Pallawa dengan menggunakan bahasa Sansekerta. Dari bentuk huruf yang dipakai, para ahli memperkirakan prasasti dibuat sekitar tahun 400 SM.

RAJA-RAJA KUTAI

Kerajaan Kutai didirikan oleh seorang bernama Kudungga. Nama ini jelas bukan sebuah nama Hindu, melainkan asli Nusantara. Pengaruh Hindu mulai terlihat jelas pada penggantinya yang mengambil nama India, Aswawarman, yang berasal dari kata vamsakarta atau pembentuk keluarga (dinasti). Raja Kutai yang terkenal adalah Mulawarman. Ia dianggap sebagai raja yang sangat mulia dan berbudi baik.

MULAWARMAN DAN BRAHMANA

Mulawarman adalah penganut Hindu yang saleh. Dikisahkan bahwa ia mengadakan sebuah upacara di sebidang tanah yang dianggap suci. Dalam upacara itu, ia memberikan sumbangan berupa 20.000 ekor sapi kepada para brahmana. Kebaikan itu kemudian diperingati oleh para brahmana dengan mendirikan sebuah yupa.

prasasti yupa kutai

KEMUNDURAN DAN KERUNTUHAN KUTAI

Kerajaan yang diperintah oleh Mulawarman bernama Kerajaan Kutai Martadipura. Kerajaan ini berada di seberang kota Muara Kaman. Pada awal abad ke-13, berdiri satu kerajaan baru di Tepian Batu atau Kutai Lama yang bernama Kerajaan Kutai Kartanegara. Rajanya yang pertama bernama Aji Batara Agung Dewa Sakti (1300-1325).

Keberadaan kedua kerajaan di kawasan Sungai Mahakam ini akhirnya menimbulkan perselisihan. Pada abad ke-16, pecah perang di antara kedua kerajaan Kutai. Kerajaan Kutai Kartanegara di bawah pimpinan Raja Aji Pangeran Sinum Panji Mendapa akhirnya berhasil menaklukkan Kerajaan Kutai Martadipura. Raja tersebut kemudian menamakan kerajaannya sebagai Kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Kerajaan kemudian berubah menjadi kesultanan saat agama Islam masuk ke kawasan ini.