Apakah sejarah itu? Sejarah adalah kisah atau cerita yang mengupas peristiwa kehidupan manusia pada masa lampau. Peristiwa pada masa lampau dapat diketahui karena adanya bukti-bukti tertulis. Sumber sejarah yang dapat dijadikan sebagai bukti tertulis, yaitu piagam-piagam atau prasasti, kitab-kitab, dokumen, daun lontar, foto, pita kaset, dan sebagainya.
Mengapa kita mempelajari sejarah? Para sejarawan mengungkapkan bahwa kegunaan mempelajari sejarah adalah sebagai berikut.
- Kita akan lebih bijaksana dan arif menentukan langkah-langkah hidup pada masa kini dan mendatang.
- Sejarah memberikan sejumlah pengetahuan mengenai berbagai kisah yang terjadi pada masa lalu.
- Sejarah dapat memberikan ilham kepada kita untuk mencetuskan ide, perilaku, dan karya yang lebih baik daripada masa sebelumnya.
- Sejarah dapat memberi kesenangan kepada kita untuk melawat dan berwisata ke masa lampau.
Setiap bangsa memiliki kisah sejarah masing-masing dengan berbagai cerita, keunikan, kekhasan, kemunduran, dan kebesarannya. Setiap bangsa memiliki pula cerita masa prasejarah beserta kehidupan manusia purbanya. Dengan mengetahui sejarah berarti peradaban manusia dapat dipahami.

Pengertian Prasejarah
Zaman prasejarah adalah zaman manusia belum mengenal tulisan. Zaman prasejarah juga disebut zaman nirleka, yang berarti zaman ketika tulisan belum ditemukan (nir = tidak; leka = tulisan/aksara). Zaman prasejarah dimulai sejak manusia ada di muka bumi sampai dengan saat manusia mengenal tulisan.
Sejarah dan prasejarah berbicara mengenai peristiwa atau kejadian yang berlangsung pada masa lalu. Perbedaannya, sejarah meninggalkan bukti-bukti tertulis, sedangkan prasejarah meninggalkan bukti-bukti yang tidak menorehkan tulisan.
Batas waktu zaman prasejarah dengan Zaman sejarah, yaitu adanya penemuan berupa tulisan dari benda-benda yang ditinggalkan oleh masyarakat di masa lalu.
Setiap bangsa tidak sama dalam meninggalkan zaman prasejarahnya. Masuknya suatu bangsa ke dalam zaman sejarah bergantung dari adanya penemuan tertulis pertama. Hal itu dapat dilihat dari angka tahun pada catatan tertulis tersebut. Mesir memulai sejarahnya kira-kira tahun 4000 Sebelum Masehi (SM). Mesopotamia pada pertengahan tahun 3000 SM memasuki zaman sejarah, sedangkan India pada sekitar tahun 2500 SM.
Indonesia memasuki zaman sejarah kira-kira pada awal abad ke-5. Catatan angka tahun tertua diketahui dari batu-batu bertulis yang terdapat di sekitar aliran Sungai Mahakam di daerah Kalimantan Timur (Kaltim). Berita tertulis yang mengawali sejarah Indonesia bercerita tentang Kerajaan Kutai dan para penguasanya. Sejarah mengenai kerajaan ini bisa anda baca di artikel: Sejarah Lengkap Kerajaan Kutai











