Sejarah Pembacaan Teks Proklamasi

Sejarah10 Dilihat

Perumusan teks proklamasi berakhir pada pukul 03.00. Pembacaan teks proklamasi menurut rencana Ir. Soekarno dilaksanakan dilapangan Ikada, tetapi dialihkan ke tempat kediaman Soekarno Jl. Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta. Pengalihan tempat ini karena di lapangan Ikada sudah berkumpul pasukan Jepang bersenjata lengkap.

Ir. Soekarno membacakan Teks Proklamasi kemerdekaan Indonesia
Ir. Soekarno membacakan Teks Proklamasi kemerdekaan Indonesia

Upacara proklamasi dihadiri oleh sejumlah tokoh bangsa Indonesia dengan pengawalan pemuda. Upacara dimulai pukul 10.00 WIB dengan urutan sebagai berikut.

  1. Pemberian sambutan oleh dua anggota panitia,
  2. Pemberian sambutan oleh Drs. Moh. Hatta,
  3. Pembacaan Teks Proklamasi oleh Ir. Soekarno dan,
  4. Pengibaran bendera merah putih oleh Latief Hendraningrat dan Suhud.

Pidato proklamasi yang dibacakan oleh Ir. Soekarno adalah sebagai berikut.

Saudara-saudara sekalian,

Saya minta saudara-saudara hadir di sini untuk menyaksikan suatu peristiwa penting dalam sejarah kita. Berpuluh-puluh tahun, kita bangsa Indonesia, telah berjuang untuk kemerdekaan tanah air kita, bahkan beratus-beratus tahun. Gelombangnya aksi kita untuk mencapai kemerdekaan kita itu ada naik dan turunnya, tetapi jiwa kita tetap menuju cita-cita. Juga di dalam zaman Jepang, usaha kita untuk mencapai kemerdekaan nasional tidak berhenti-henti. Di dalam zaman Jepang ini tampaknya saja kita menyandarkan diri kepada mereka, tetapi tidak pada hakikatnya, kita menyusun tenaga kita sendiri, tetap kita percaya kepada kekuatan sendiri.

Sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil nasib bangsa dan nasib tanah air di dalam tangan kita sendiri, akan dapat berdiri dengan kekuatannya. Maka kami tadi malam telah mengadakan musyawarah dengan pemuka-pemuka rakyat Indonesia, dari seluruh Indonesia.

Permusyawaratan itu seiya sekata berpendapat bahwa sekaranglah datang saatnya untuk menyatakan kemerdekaan kita. Saudara-saudara! Dengan ini kami nyatakan kebulatan tekad.

Dengarkanlah proklamasi kami!

Proklamasi

Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

                                                                                                      Jakarta, hari 17 bulan 8 tahun ’05

                                                                                                          Atas nama bangsa Indonesia

                                                                                                                      Soekarno-Hatta

Demikianlah saudara-saudara!

Kita sekarang telah merdeka!

Tidak ada suatu ikatan lagi yang mengikat tanah air kita dan bangsa kita. Mulai saat ini kita menyusun negara kita.

Negara merdeka, Negara Republik Indonesia, kekal dan abadi.

Insya Allah Tuhan memberkati kemerdekaan kita.

Baca juga : Akhir Kekuasaan Jepang di Indonesia

Monumen Proklamator
Monumen Proklamator

Untuk mengenang peristiwa bersejarah itu, di halaman gedung Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta dibangun Monumen Proklamasi. Jalan di depan gedung itu diberi nama Jalan Proklamasi.

Di Jalan Proklamasi 56 juga dibangun Monumen Proklamator Soekarno-Hatta sebagai bentuk upaya mengenang jasa dua proklamator itu.

Baca juga :