Perang Dunia II merupakan kelanjutan dari Perang Dunia 1. Jerman yang menderita, bangkit kembali di bawah pimpinan Adolf Hitler yang berusaha melakukan balas dendam terutama terhadap Perancis.
Sebab Umum Perang Dunia II
Sebab-sebab umum terjadinya Perang Dunia II adalah:
- Adanya Politik Revenge Jerman (Politik Balas Dendam),
- Adanya perlombaan senjata negara-negara maju untuk memperkuat diri,
- Politik ekspansi yang dilakukan Jerman dengan semboyannya Jerman Raya (lebensraum), Italia dengan semboyannya Italia Raya (Italia Irredenta) atau (Italia la Prima), dan Jepang dengan semangat Hokko Ichiunya,
- Adanya politik mencari sekutu, dengan munculnya dua blok yaitu Blok Sekutu dan Blok Fasis. Blok Sekutu terdiri dari Blok Demokrasi dan Blok Komunis. Blok Demokrasi meliputi Perancis, Inggris, Belanda dan USA. Blok Komunis meliputi Rusia, Polandia, Hongaria, Bulgaria, Yugoslavia, Rumania, Cekoslovakia. Sedangkan Blok Fasis terdiri dari Jerman, Italia, dan Jepang,
- Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa dalam usaha menciptakan perdamaian dunia.

Sebab Khusus Perang Dunia II
Sebab khusus Perang Dunia II antara lain sebagai berikut:
- Bagi Eropa Perang Dunia II disebabkan Jerman menyerbu Polandia pada tanggal 1 September 1939,
- Bagi Pasifik dan USA disebabkan diserbunya pangkalan armada Angkatan Laut Amerika Pearl Harbour, Hawaii pada tanggal 7 Desember 1941.
Proses Peperangan
Jalannya Perang Dunia II terbagi dalam beberapa medan antara lain Medan Eropa, Medan Afrika Utara, dan Medan Asia Pasifik.
a. Medan Eropa
Perang Dunia II yang terjadi di Eropa bagian timur diawali dengan penyerbuan Jerman ke Danzig (Polandia) pada tanggal 1 September 1939. Dengan serbuan ini hampir seluruh Polandia dikuasai. Serangan Jerman ini ternyata membuat Rusia ikut serta menduduki Polandia Timur sebagai benteng pertahanan bersama Islandia, Lithuania, dan Latvia. Dengan demikian gerakan Jerman ke timur terhalang. Untuk mengatasi halangan Rusia, Jerman dan Rusia mengadakan perdamaian. Perdamaian yang dilakukan oleh Hitler selama 18 bulan merupakan upaya persiapan untuk menyerbu Rusia. Hitler mulai memusatkan tentaranya di Norwegia dan Finlandia. Dari dua tempat itu kemudian Jerman mulai maju menyerbu Rusia pada tahun 1941. Ukraina berhasil diduduki, tetapi dalam usaha menguasai Moskow mengalami kegagalan bahkan berhasil dipukul mundur dari Ukraina. Sementara itu Finlandia pada tahun 1944 mengadakan gencatan senjata dengan Rusia. Jerman yang berhasil menyerbu Polandia ternyata membuat Perancis dan Inggris menyatakan perang terhadap Jerman. Dengan pernyataan ini akhirnya Jerman dengan pasukan gerakan cepat (Biitzkrineg) berhasil menyerbu Norwegia, Belanda, Belgia, Luxemburg, dan Perancis Utara. Dengan jatuhnya Perancis Utara, di selatan dibentuk pemerintahan pengasingan “Perancis Merdeka” di bawah Republik Vichy. Kemenangan Jerman di Eropa membuat Italia ikut serta memihak Jerman dengan menyatakan perang terhadap Perancis dan Inggris. Sebagian besar negara-negara dibagian tenggara Eropa memihak kepada Jerman kecuali Yugoslavia. Di bawah pimpinan Joseph Brostito, Yugoslavia berusaha mati-matian mempertahankan diri dari serangan Italia maupun Jerman, namun akhirnya berhasil dikuasai oleh Jerman. Erwin Rommel memulai serangan dari Rumania menuju Balkan.
b. Medan Afrika Utara
Jerman yang berhasil menguasai Balkan ternyata juga bergerak ke selatan di bawah pimpinan Erwin Rommel dalam upaya menguasai terusan Zues. Untuk maksud itu Jerman memerintahkan Italia untuk menyerang Mesir dan Afrika Utara. Tetapi serangan Italia berhasil dipukul mundur sampai ke Abesinia. Jerman memberikan bantuan, tetapi serangan Jerman ke Afrika Utara dapat ditahan oleh Inggris di bawah pimpinan Montgomery serta Amerika di bawah pimpinan Eisenhower.
c. Medan Asia Pasifik
Pertempuran di Medan Pasifik mulai meletus dengan diserbunya pangkalan Armada Angkatan Laut Amerika di Pearl Harbour, Hawaii pada tanggal 7 Desember 1941. Dengan serangan tersebut, sebagian besar Angkatan Laut Amerika berhasil dihancurkan. Dari Hawaii kemudian Jepang menyerang Manila serta menuju ke Malaka. Dengan kejadian ini segera Amerika Serikat, Inggris, dan Belanda menyatakan perang terhadap Jepang. Dengan dihancurkannya Angkatan Laut Amerika dan Inggris di Singapura, Jepang dengan mudah melaksanakan ekspansi. Pada bulan Januari dan Februari Hongkong, Manila, Tarakan, Sulawesi Utara, Balikpapan, Singapura dan Palembang berhasil dikuasai. Pada bulan Maret Pulau Jawa berhasil diduduki dengan menyerahnya Belanda yang diwakili oleh Gubernur Jenderal Tjarda van Starkenborgh Stachouwer dan Jenderal Ter Poorten kepada Jepang yang diwakili oleh Jenderal Hitisyi Imamura. Dari Indonesia serangan Jepang diarahkan ke Pulau Salomon. Dari sini akhirnya serangan Jepang mulai dapat ditahan oleh Amerika, bahkan Jepang mulai menderita kekalahan di Laut akarang dan dekat Pulau Midway.
Berakhirnya Perang Dunia II
Pada awal tahun 1943 Blok Sentral mulai mengalami kekalahan-kekalahan. Dari Medan Timur khususnya Rusia, pada tahun 1943 pasukan Jerman mulai berhasil ditahan Rusia di kota Stalingrad dan dari sini Jerman terus dipukul mundur sampai ke Polandia. Sementara itu pertempuran di Medan Barat Jerman juga mengalami kekalahan dengan dibebaskannya Belanda. Dari barat tentara Sekutu dan dari timur tentara Rusia menyerbu ke barat melalui Polandia berhasil menguasai Austria. Akhirnya dari barat masuk menyerbu Jerman. Pada bulan Mei 1945 terjadi pertempuran di Kota Berlin antara Jerman dengan pasukan Amerika, Inggris, Perancis, dan Rusia. Dalam pertempuran di Berlin Jerman menyerah dan Berlin diduduki oleh empat negara, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Perancis di Berlin Barat, dan Rusia di Berlin timur. Sementara itu di Medan Afrika Utara, Inggris di bawah pimpinan Montgomery dan Amerika Serikat di bawah pimpinan Eisenhower berhasil mendarat di Italia Selatan. Sementara itu di dalam negeri Italia terjadi penangkapan terhadap Mussolini dan akhirnya dihukum gantung. Dimedan Asia Pasifik pada pertengahan tahun 1944 Amerika Serikat di bawah pimpinan Mac Arthur mengadakan serangan balasan dengan siasat loncat katak. Mac Arthur mengadakan serbuan dari Laut Karang kepulauan Salomon, Australia, Papua Nugini, Filipina, dan dari Filipina menuju Jepang. Jepang dijatuhi bom atom di Kota Nagasaki pada tanggal 6 Agustus 1945 dan Kota Hirosima pada tanggal 9 Agustus 1954. Dengan hancurnya kedua kota tersebut akhirnya Jepang menyerah kepada Sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945. Dengan demikian berakhirlah Perang Dunia II.
Baca juga Sejarah Berikut ini.





